Kamis, 10 Mei 2012


TEKHNIK-TEKHNIK SUPERVISI PENDIDIKAN
Tugas pengawas satuan pendidikan ketika melaksanakan tugas pengawasaannya, haruslah memahami metode dan teknik supervisi akademik agar kegiatan supervisi dapat dilaksanakan dengan baik dan hasil pembinaanya mencapai tujuan pembinaan. Supervisi dapat dilakukan dengan berbagai cara, dengan tujuan agar apa yang diharapkan bersama dapat menjadi kenyataan. Secara garis besar dapat digolongkan menjadi dua:
Ø  Teknik Supervisi Perseorangan (individual)
Teknik Supervisi Perseorangan ialah supervisi yang dilakukan secara perseorangan. Pelaksanaan tekhnik supervisi perseorangan (individual) diberikan kepada guru tertentu yang mempunyai masalah khusus dan bersifat perorangan. Supervisor atau pengawas hanya berhadapan seorang guru yang dipandang memiliki persoalan tertentu. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan antara lain: Mengadakan kunjungan kelas, Mengadakan kunjungan observasi kelas, Percakapan pribadi, Saling mengunjungi, Menilai diri sendiri.
Ø  Teknik Supervisi Kelompok
Teknik supervisi kelompok adalah satu cara melaksanakan program supervisi yang ditujukan pada dua orang atau lebih. Guru-guru yang diduga sesuai dengan analisis kebutuhan, memiliki masalah atau kebutuhan atau kelemahan-kelemahan yang sama dikelompokkan atau dikumpulkan menjadi satu/bersama-sama. Kemudian pada kelompok ini diberikan layanan supervisi sesuai dengan permasalahan atau kebutuhan yang dihadapi. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan antara lain: pertemuan orientasi bagi guru baru, rapat guru, diskusi sebagai sebuah proses kelompok, diskusi kelompok antar guru, tukar menukar pengalaman, lokakarya, diskusi panel, seminar, simposium, demonstrasi mengajar, perpustakaan jabatan guru, buletin supervisi, membaca langsung , mengikuti kursus kependidikan, organisasi jabatan guru, labotarium kurikulum, perjalanan sekolah untuk anggota staf.
Tapi tidak semua teknik supervisi cocok atau bisa diterapkan untuk semua pembinaan dan guru di sekolah. Artinya, akan ditemui adanya satu teknik tertentu yang cocok diterapkan untuk membina seorang guru tetapi tidak cocok diterapkan pada guru lain. Oleh sebab itu, seorang pengawas harus mampu menetapkan teknik-teknik mana yang sekiranya mampu membina keterampilan pembelajaran seorang guru, selain harus mengetahui aspek atau bidang keterampilan yang akan dibina, juga harus mengetahui karakteristik setiap teknik  dan sifat atau kepribadian guru, sehingga teknik yang digunakan betul-betul sesuai dengan guru yang sedang dibina melalui supervisi akademik.
Pertanyaan :
1.       Saharuddin:
Jelaskan fungsi dari diadakannya tekhnik supervisi  yang bersifat individual atau perseorangan !
2.       Nurlinda :
Jelaskan tujuan dari tekhnik supervisi pendidikan !
Jawaban :
1.       Fungsi diadakannya tekhnik supervisi yang bersifat individual adalah :
-          Untuk membantu guru yang memiliki masalah khusus dalam proses belajar mengajar agar guru dapat meningkatkan kemampuannya dalam proses belajar mengajar dan mampu memecahkan masalah yang mereka hadapi dengan baik.
2.       Tujuan dari tekhnik supervisi pendidikan adalah :
-          Menolong guru agar kesadarannya sendiri menjadi guru yang lebih cakap dan lebih baik dalam menjelaskan tugas-tugasnya dalam kegiatan belajar mengajar.
-          Meningkatkan mutu kinerja guru.
-          Meningkatkan keefektifan kurikulum sehingga berdaya guna dan terlaksana dengan baik
-          Meningkatkan keefektifan dan keefesiensian sarana dan prasarana yang ada untuk dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu mengoptimalkan keberhasilan siswa
-          Meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah khususnya dalam mendukung terciptanya suasana kerja yang optimal yang selanjutnya siswa dapat mencapai prestasi belajar sebagaimana yang diharapkan.
-          Meningkatkan kualitas situasi umum sekolah sehingga tercipta situasi yang tenang dan tentram serta kondusif yang akan meningkatkan kualitas pembelajaran yang menunjukkan keberhasilan lulusan.
Yang menambahkan :
Pertanyaan no 1 : Sri Rahmayani, Ulpiana Made Ali, Nur Fadillah, Tiara Rizky, Darmianti dan Ramlah.


Soal-soal yang lain :
3.       Sebutkan tahap-tahap yang dilakukan dalam teknik supervisi kunjungan kelas !
Jawab :
-          Tahap persiapan, Pada tahap ini, pengawas merencanakan waktu, sasaran, dan cara mengobservasi selama kunjungan kelas.
-          Tahap pengamatan, yaitu mengamati jalannya proses pembelajaran berlangsung.
-          Tahap akhir kunjungan, pada tahap akhir ini pengawas bersama guru mengadakan perjanjian untuk membicarakan hasil-hasil observasi, setelah itu dilakukan tindak lanjut.
4.       Sebutkan kegiatan yang dilakukan untuk tekhnik supervisi pendidikan perkelompok !
Jawab:
-          Pertemuan orientasi bagi guru baru, rapat guru, diskusi sebagai sebuah proses kelompok, diskusi kelompok antar guru, tukar menukar pengalaman, lokakarya, diskusi panel, seminar, simposium, demonstrasi mengajar, perpustakaan jabatan guru, buletin supervisi, membaca langsung , mengikuti kursus kependidikan, organisasi jabatan guru, labotarium kurikulum, perjalanan sekolah untuk anggota staf.
5.       Apa fungsi dari diadakannya tekhnik supervisi kelompok ?
Jawab:
-          Teknik supervisi kelompok adalah satu cara melaksanakan program supervisi yang ditujukan pada dua orang atau lebih. Fungsinya adalah Guru-guru yang diduga sesuai dengan analisis kebutuhan, memiliki masalah atau kebutuhan atau kelemahan-kelemahan yang sama dikelompokkan atau dikumpulkan menjadi satu/bersama-sama. Kemudian pada kelompok ini diberikan layanan supervisi sesuai dengan permasalahan atau kebutuhan yang dihadapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar